Klampok, Singosari, Kabupaten Malang — [Selasa, 14 Juli 2026] — Tim Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya yang bertugas di Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, menggelar program kerja pendidikan dasar bertajuk Calistung (Baca, Tulis, Berhitung) yang ditujukan bagi anak-anak usia sekolah dasar peserta Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di wilayah RW 5 desa tersebut. Program ini dilaksanakan dalam dua bentuk kegiatan yang saling melengkapi, yakni program membaca-menulis dan program berhitung, guna memperkuat kemampuan literasi dan numerasi dasar anak-anak setempat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja MMD UB 19 Klampok yang berlangsung sejak Minggu kedua hingga Minggu keempat bulan Juli di Desa Klampok. Program Calistung dinilai penting mengingat masih ditemukannya sejumlah anak TPQ yang membutuhkan pendampingan tambahan dalam membaca, menulis, dan berhitung di luar jam belajar formal maupun kegiatan mengaji di TPQ.

Program Membaca dan Menulis
Sub-program membaca dan menulis digagas dan dijalankan oleh Rinta Yunita, mahasiswa anggota Tim MMD UB Kelompok 19, melalui kegiatan Pembiasaan Bahasa Santun bagi Anak SD. Dalam pelaksanaannya, Rinta mengajak anak-anak untuk belajar mengenal huruf, merangkai kata, hingga melatih kelancaran membaca dan menulis dengan bahasa yang santun melalui metode yang interaktif dan menyenangkan, seperti permainan kartu huruf, mendongeng, latihan menulis kalimat sederhana, dsb. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin satu hari setiap minggunya di TPQ RW 5.
“Saya ingin anak-anak tidak hanya lancar membaca dan menulis, tapi juga terbiasa menggunakan bahasa yang santun dalam kesehariannya. Harapannya, kebiasaan baik ini bisa mereka bawa terus meskipun program sudah selesai,” ujar Rinta.
Melalui pendekatan ini, anak-anak diharapkan tidak hanya mampu membaca dan menulis dengan lancar, tetapi juga terbiasa menggunakan bahasa yang santun serta tumbuh rasa percaya diri dan minat baca sejak dini.

Program Berhitung
Sementara itu, sub-program berhitung dikoordinasikan oleh Nayla Octaviandra Hakim melalui kegiatan Program Pendampingan Belajar Berhitung Dasar dan Lanjutan. Program ini berfokus pada penguatan kemampuan dasar matematika anak-anak, mulai dari pengenalan angka, operasi hitung sederhana (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian), hingga soal-soal berhitung lanjutan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sama seperti program membaca-menulis, kegiatan ini juga dilaksanakan satu hari setiap minggunya di TPQ RW 5, secara bergantian dengan hari kegiatan Rinta.
“Saya berharap melalui pendampingan ini, anak-anak tidak hanya lebih memahami materi berhitung, tetapi juga merasa bahwa belajar matematika bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Dengan metode pembelajaran yang interaktif dan latihan yang dilakukan secara bertahap, anak-anak diharapkan dapat lebih percaya diri dalam menghadapi berbagai soal berhitung,” kata Nayla.
Dengan metode pembelajaran yang aplikatif, anak-anak diharapkan lebih mudah memahami konsep berhitung dan semakin terampil menyelesaikan soal-soal matematika, baik dasar maupun lanjutan.
Antusiasme dan Harapan
Kedua program ini mendapat sambutan positif dari anak-anak maupun orang tua/wali anak-anak TPQ di Desa Klampok. Sebanyak 45 anak turut berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan Calistung yang digelar secara berkelanjutan selama empat minggu di TPQ RW 5 Desa Klampok.
Ketua Tim MMD UB Desa Klampok, Adyaksa Prabawa Ivan Al Faruq, menyampaikan bahwa program Calistung menjadi salah satu upaya nyata mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di desa. “Kami berharap program ini dapat memberikan bekal awal yang kuat bagi anak-anak, terutama dalam hal literasi dan numerasi, sehingga mereka lebih siap mengikuti pendidikan formal,” ujarnya.
Sebagai bentuk evaluasi, tim MMD UB turut menyusun Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang digunakan anak-anak TPQ selama pendampingan berlangsung, serta melaksanakan Post-Test di akhir program untuk mengukur peningkatan kemampuan calistung anak-anak TPQ RW 5. Program Calistung ini dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan setiap minggu hingga minggu keempat masa penugasan MMD UB, dengan harapan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi anak-anak Desa Klampok.
