September 11, 2026
7d62a041-3116-4a63-850d-7086bf278d58

Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya (UB) Kelompok 70 Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, melaksanakan program kerja PRO-FEED (Probiotik untuk Efisiensi Pakan dan Ekosistem Efektif Desa Purworejo) sebagai upaya meningkatkan kapasitas pembudidaya ikan koi melalui penerapan teknologi sederhana dalam budidaya perikanan. Program ini bertujuan membantu pembudidaya meningkatkan produktivitas ikan koi melalui penggunaan probiotik serta pembuatan pakan fungsional yang mudah diterapkan.

Program PRO-FEED dirancang untuk memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi pembudidaya ikan koi, seperti menjaga kualitas air, meningkatkan kesehatan ikan, serta menekan biaya produksi. Melalui pemanfaatan probiotik, masyarakat diperkenalkan teknologi sederhana yang mampu mendukung efisiensi budidaya sekaligus menciptakan lingkungan kolam yang lebih sehat bagi pertumbuhan ikan.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai manfaat probiotik dalam budidaya ikan koi, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan pakan fungsional menggunakan bahan baku yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Peserta juga mengikuti praktik secara langsung mengenai cara pembuatan fermentasi probiotik dan pakan fungsional agar dapat diterapkan secara mandiri dalam kegiatan budidaya sehari-hari.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) MMD UB Kelompok 70, Muhammad Fakhri, S.Pi., M.P., Ph.D. Ia menilai seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari survei lapangan hingga pelaksanaan pelatihan yang melibatkan masyarakat secara aktif. Menurutnya, antusiasme peserta menunjukkan bahwa program ini memberikan manfaat nyata bagi pengembangan budidaya ikan koi di Desa Purworejo.

“Terima kasih banyak buat teman-teman MMD UB 70. Luar biasa proses persiapan, semangatnya, survei-survei yang dilakukan, dan kegiatan hari ini berjalan sangat lancar. Partisipasi masyarakat juga luar biasa, dengan lebih dari 20 peserta yang hadir. Harapannya, semoga perikanan, terutama koi di Desa Purworejo, semakin berjaya dan berdaya. Saya juga berharap Kelompok MMD UB 70 semakin sukses kedepannya,” ujar Pak Fakhri selaku Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok 70 MMD UB.

Apresiasi serupa disampaikan oleh salah satu pembudidaya ikan koi yang mengikuti pelatihan. Ia mengaku memperoleh wawasan baru mengenai pemanfaatan probiotik dan fermentasi pakan yang dapat membantu meningkatkan kualitas budidaya sekaligus menekan biaya produksi. Menurutnya, ilmu yang diberikan mudah dipahami dan dapat diterapkan secara langsung.

“Ilmu yang diberikan sangat bermanfaat sekali. Mudah-mudahan dengan probiotik atau fermentasi ini kita bisa menekan biaya pakan dan meningkatkan kualitas ikan. Harapan kami, saat nanti mulai diterapkan, adik-adik mahasiswa dapat terus mendampingi kami agar pengembangannya berjalan dengan baik,” ungkap Pak Haji Ihwan selaku pemilik kolam budidaya.

Melalui program PRO-FEED, MMD UB Kelompok 70 berharap masyarakat Desa Purworejo mampu mengembangkan budidaya ikan koi yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Sinergi antara mahasiswa, pembudidaya, pemerintah desa, dan akademisi diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas perikanan sekaligus memperkuat potensi ekonomi lokal berbasis budidaya ikan koi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *